RatuBuah.com - Konsumsi buah tinggi air dapat menjadi cara yang baik untuk membuat tubuh terdehidrasi. Rutin makan buah-buahan ini juga dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi harian tubuhmu. Buah kaya akan kandungan serat, vitamin, mineral, dan senyawa tanaman lain, termasuk antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Dari banyaknya jenis buah, beberapa di antaranya memiliki kadar air yang cukup tinggi. Makan buah tinggi air dapat mencegah tubuh dari kekurangan cairan atau dehidrasi. Dengan tubuh yang terhidrasi, kamu pun akan terhindar dari berbagai macam penyakit, kualitas tidur meningkat, dan suasana hati terjaga dengan baik.
Jenis Buah dengan Kandungan Air yang Tinggi
Berikut ini adalah beberapa pilihan buah tinggi air yang bisa kamu konsumsi setiap hari:
Semangka memiliki kadar air yang tinggi, yaitu sekitar 92%. Meski rendah kalori, buah ini tetap bisa memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga nafsu makanmu dapat terkendali. Jadi, semangka cocok banget dijadikan sebagai pilihan buah untuk menurunkan berat badan.
Selain itu, kandungan L-citrulline dalam buah semangka juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah secara alami.
Dengan kadar air yang mencapai 91%, stroberi termasuk dalam buah yang bisa mencegah dehidrasi. Stroberi juga kaya akan vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh, sehingga dapat membuat badan tetap fit dan tidak mudah terserang penyakit.
Seperti semangka, makan buah melon pun dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan karena melon termasuk buah yang mengandung banyak air. Ketika Anda makan dua potong melon seberat 200 gram, Anda bisa mendapatkan air sebanyak 180 mL.
Melon juga mengandung karbohidrat, vitamin C, vitamin B6, serat, serta mineral berupa kalium, kalsium, dan fosfor. Kandungan gula alami buah ini cukup tinggi dibandingkan buah-buahan lainnya, tapi jumlah kalori totalnya tetap rendah.
Manfaat jeruk yang utama yakni memberikan asupan vitamin C. Namun, tahukah Anda bahwa jeruk termasuk buah yang paling banyak mengandung air? Kandungan air dalam buah berdaging oranye ini bisa mencapai 87% dari bobot totalnya.
Selain itu, jeruk mengandung banyak serat. Kandungan serat ini dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan mencegah keinginan untuk makan secara berlebihan. Inilah mengapa jeruk kerap menjadi teman diet yang andal.
Nanas tumbuh di Negara tropis dan mempunyai rasa khas dari perpaduan masam dan manis. Buah yang mengandung banyak air ini juga merupakan sumber dari karbohidrat serta mineral khususnya kalium, fosfor, dan kalium.
Selain membantu penuhi kebutuhan cairan, nanas juga memiliki ciri khas dengan adanya enzim bromelain. Enzim ini memiliki efek antiradang dan mampu meredakan nyeri. Pada beberapa khasus, bromelain bahkan bisa meredakan keluhan sinusitis.
Meski umumnya dikenal sebagai sayuran, mentimun sebenarnya termasuk kelompok buah-buahan. Mentimun mengandung sekitar 95 – 96,7% air dengan vitamin C, vitamin K, kalium, dan fitonutrien (zat kimia alami tumbuhan) berupa asam kafeat.
Makan mentimun tidak hanya membantu mencegah dehidrasi. Kandungan antioksidan pada buah ini juga mampu mencegah dan mengurangi iritasi. Ini sebabnya mentimun sering digunakan untuk meredakan mata bengkak dan iritasi sengatan matahari.
Tomat mengandung 94% air, vitamin A, C, K, serta antioksidan yang sebagian besarnya berupa likopen. Buah yang mengandung banyak air ini juga merupakan sumber serat, karbohidrat, gula alami, dan protein dalam jumlah kecil.
Buah tomat dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan, tapi manfaatnya tidak berhenti di situ saja. Sebuah penelitian dalam European Journal of Public Health menemukan bahwa likopen berpotensi menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.
Buah belimbing merupakan sumber cairan dan berbagai zat gizi, khususnya vitamin C dan serat. Selain itu, belimbing juga mengandung protein, vitamin C, vitamin B5, folat, serta mineral seperti kalium, magnesium, dan tembaga.
Secara umum, makan belimbing bermanfaat dalam mencegah dehidrasi. Namun, Anda mungkin perlu menghindari buah ini apabila mengalami penyakit ginjal. Pasalnya, belimbing mengandung asam oksalat yang bisa membahayakan ginjal.
Demikianlah penjelasan jenis buah yang tinggi kandungan air, semoga dapat menambah wawasanmu!