RatuBuah.com - Mentimun atau Cucumis sativus adalah salah satu buah yang cukup populer di Indonesia untuk dijadikan acar, lalapan hingga minuman segar. Buah ini memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga terasa menyegarkan saat dikonsumsi.
Selain menyegarkan, ternyata mentimun menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Seperti kemampuannya mengobati berbagai penyakit, termasuk penyakit diabetes hingga memberi efek menenangkan terhadap iritasi kulit.
Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang buah yang satu ini, yuk simak ulasan berikut!
Kingdom : Plantae
Division : Spermatophyta
Subdivision : Dicotyledonae
Ordo : Cucurbitales
Famili : Cucurbitaceae
Genus : Cucumis
Spesies : Cucumis sativus L
Asal usul buah yang satu ini masih belum diketahui dengan pasti. Pasalnya, menurut sejarahnya tanaman mentimun berasal dari benua Asia.
Beberapa sumber literature menyebutkan daerah asal tanaman mentimun adalah daerah Asia Utara, tetapi sebagian lagi menduga berasal dari Asia Selatan. Para ahli tanaman memastikan daerah asal tanaman mentimun adalah India, tepatnya di lereng gunung Himalaya
Mentimun biasa ditandai dengan penampilan kulit buah yang tipis, lunak, dan pada saat buah muda berwarna hijau keputih-putihan, tetapi setelah tua menjadi berwarna coklat. Mentimun watang memiliki ciri-ciri: kulit buah tebal, agak keras, buah muda berwarna hijau keputih-putihan dan setelah tua berwarna kuning tua.
Kalori: 45 kalori
Karbohidrat: 11 g
Protein: 2 g
Serat: 2 g
Vitamin C: 14% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG)
Vitamin K: 62% dari AKG
Magnesium: 10% dari AKG
Kalium: 13% dari AKG
Mangan: 12% dari AKG
Air memiliki peran penting untuk fungsi tubuh, sehingga pastikan cairan di dalam tubuh tetap terpenuhi agar tehindar dari dehidrasi. Hal ini dapat memengaruhi fungsi kerja tubuh hingga sistem metabolisme.
Kamu bisa mulai rajin mengonsumsi buah-buahan dan sayuran untuk menjadi sumber air bagi tubuh.
Mengonsumsi mentimun yang memiliki kandungan air hingga 96%, yang sangat efektif dalam meningkatkan hidrasi dan dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian tubuh.
Salah satu dampak buruk dari terpapar radikal bebas adalah dapat menyebabkan stres oksidatif, yang dapat menyebabkan penyakit jantung, kanker, autoimun, dan penyakit paru-paru.
Mentimun yang sangat kaya akan antioksidan bermanfaat untuk mengurangi kondisi tersebut. Antioksidan mentimun mengandung flavonoid dan tanin yang mana merupakan dua senyawa yang sangat efektif dalam memblokir radikal bebas yang berbahaya.
Khasiat mentimun berikutnya adalah berpontesi membantu menurunkan berat badan, karena mentimun mengandung rendah kalori. Hal ini berarti kamu dapat mengonsumsi mentimun tanpa khawatir akan berdampak pada penambahan berat badan.
Kamu bisa mengonsumsi dalam bentuk salad, sandwich, atau makanan pendamping pada beberapa menu makanan. Selain itu, kandungan air yang tinggi dapat membantu menurunkan berat badan yang signifikan.
Berdasarkan beberapa studi menjelaskan bahwa mentimun terbukti efektif dapat menurunkan kadar gula darah dan mencegah komplikasi diabetes.
Konsumsi mentimun sebagai minuman jus dapat membantu meningkatkan hormon khusus yang diperlukan oleh pankreas dalam memproduksi insulin.
Salah satu faktor penyebab sembelit adalah karena kurangnya cairan di dalam tubuh atau dehidrasi. Makan mentimun dapat membantu memperlancar buang air besar, sehingga akan terhindar dari penyakit sembelit.
Selain itu, mentimun mengandung serat yang dapat membantu mengatur pergerakan usus. Jenis serat yang terdapat pada mentimun adalah pektin.
Pektin sendiri merupakan jenis serat larut yang dapat membantu meningkatkan frekuensi buang air besar dan menyehatkan sistem pencernaan.
Ternyata selain menyegarkan, buah mentimun juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.