RatuBuah.com – Siapa nih yang suka minum air kelapa muda? Banyak yang bilang, mengonsumsiair kelapa dapat menjaga kesehatan kulit. Apakah itu benar atau hanya mitos belaka?
Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak penjelasan berikut hingga tuntas ya!
Kingdom: Plantae
Sub kingdom: Tracheobionta
Sub divisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Sub kelas: Arecidae
Ordo: Arecales
Famili: Arecaceae
Genus: Cocos
Spesies: Cocos Nucifera L.
Pohon kelapa telah ada sejak zaman prasejarah. Kelapa telah dikenal dalam peradaban manusia, dan diketahui tumbuh di daerah tropis. Kelapa diperkirakan berasal dari Amerika Selatan. Tanaman ini telah dibudidayakan di sekitar Lembah Andes di Kolombia sejak ribuan tahun sebelum masehi.
Catatan lain menyebutkan bahwa pohon kelapa berasal dari kawasan Asia Selatan, yang kemudian menyebar, baik melalui arus laut maupun perantara manusia dari satu pantai ke pantai lainnya.
Dengan mengamati pembudidayaan tanaman ini di daerah-daerah berperadaban tertua di dunia, dimana di Filipina dan Sri Lanka telah dikenal sejak 300 tahun sebelum Masehi dan di India telah pula dikenal sejak 3.000 tahun yang lalu.
Maka, diperkirakan pohon kelapa pasti berasal daerah tropis sekitarnya. Pada akhirnya para peneliti berkesimpulan bahwa kelapa berasal dari kawasan yang sekarang kita kenal sebagai Malaysia- Indonesia. Dari kawasan ini, melalui arus laut maupun perantaraan manusia, kelapa menyebar ke daerah-daerah lain.
Buah kelapa berbentuk bulat cukup dan ukurannya cukup. Namun ada juga yang lonjong tergantung pada tiap jenis varietas kelapa. Diameter buah kelapa sekitar 10 hingga 20 cm. Warnanya pun beragam, mulai dari hijau, kuning, oranye atau merah kecokelatan apabila buah kelapa telah tua.
Berikut adalah daftar nutrisi untuk 1 cangkir atau 80 gram daging kelapa mentah berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).
Kalori: 283
Protein: 3 gram
Karbohidrat: 10 gram
Lemak: 27 gram
Gula: 5 gram
Serat: 7 gram
Mangan: 60% dari Angka Kebutuhan Gizi (AKG)
Selenium: 15% dari AKG
Tembaga: 44% dari AKG
Fosfor: 13% dari AKG
Kalium: 6% dari AKG
Zat besi: 11% dari AKG
Seng: 10% dari AKG
Manfaat buah kelapa yang pertama adalah membantu memelihara kesehatan organ jantung, terutama ekstrak minyak kelapa. Hal ini ditunjukkan oleh beberapa penelitian, salah satunya studi yang dipublikasikan BMJ Open.
Penelitian ini melibatkan 91 orang yang diminta untuk mengonsumsi 50 ml dari salah satu jenis minyak di antara minyak zaitun, minyak kelapa, atau unsalted butter. Hasilnya, kelompok orang yang mengonsumsi minyak kelapa menunjukkan peningkatan jumlah kolesterol baik (HDL) dalam darah.
Studi lain juga dilakukan oleh Journal of Nutrition and Metabolism selama delapan minggu. Hasilnya, peserta yang mengonsumsi 200 gram bubur santan menunjukkan penurunan signifikan pada kadar kolesterol jahat (LDL) dan kenaikan pada kadar kolesterol baik (HDL), dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi bubur dengan susu kedelai.
Secara keseluruhan, penelitian-penelitan tersebut menyimpulkan bahwa buah kelapa memiliki efek untuk menetralkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Studi berbeda yang dilakukan Nutrition Reviews pada 1.837 wanita Filipina, menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak minyak kelapa tidak hanya memiliki tingkat kolesterol baik (HDL) yang lebih tinggi, tetapi juga tingkat kolesterol dan trigliserida (LDL) yang lebih tinggi.
Berat badan yang terkontrol adalah manfaat buah kelapa lainnya yang bisa Moms dapatkan. Berdasarkan hasil studi para peneliti dari University of Quebec at Montreal, mengkonsumsi minyak kelapa murni yang diekstrak dari daging kelapa diketahui dapat mengurangi lemak perut.
Minyak kelapa diklaim baik untuk diet karena salah satunya mengandung medium-chain triglycerides (MCT). MCT dalam buah ini dapat meningkatkan perasaan kenyang, pembakaran kalori, dan pembakaran lemak, yang semuanya dapat mendukung penurunan berat badan.
Selain itu, kandungan serat daging kelapa yang tinggi dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga membantu mencegah makan berlebihan. ISRN Pharmacology pernah melakukan penelitian pada 20 orang Malaysia dengan obesitas.
Hasilnya, ditemukan penurunan ukuran pinggang partisipan pria rata-rata sekitar 3 cm setelah mereka mengonsumsi 30 ml minyak kelapa murni setiap hari selama 4 minggu. Sayangnya, partisipan wanita tidak mengalami penurunan yang signifikan.
Namun, dalam satu penelitian lain yang lebih lama pada tahun 2009, menyebutkan bahwa wanita yang mengonsumsi 30 ml minyak kelapa olahan setiap hari selama 12 minggu mengalami pengurangan ukuran pinggang rata-rata 1,4 cm dari sebelumnya.
Sebuah studi yang dipublikasikan Journal of Complementary and Integrative Medicine di tahun 2017 membuktikan manfaat buah kelapa untuk menurunkan berat badan.
Peserta yang melengkapi diet standar dengan mengonsumsi 100 gram kelapa segar setiap hari selama 90 hari menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan, dibandingkan dengan konsumsi kacang tanah atau minyak kacang dalam jumlah yang sama.
Manfaat buah kelapa untuk mengatasi konstipasi dapat dimungkinkan karena buah kelapa sangat kaya akan serat. Hal inilah yang membantu melancarkan buang air besar, serta menjaga keadaan usus dan sistem pencernaan Moms agar tetap sehat.
Karena buah ini juga tinggi lemak, manfaat buah kelapa lainnya adalah dapat membantu tubuh menyerap nutrisi yang larut dalam lemak, termasuk vitamin A, D, E, dan K. Selain itu, MCT dalam daging kelapa telah terbukti memelihara bakteri baik dalam usus yang dapat melindungi sistem pencernaan dari peradangan hingga kondisi seperti sindrom metabolik.
Terlebih lagi, minyak kelapa dapat mengurangi pertumbuhan jamur berbahaya, seperti Candida albicans yang dapat menyebabkan infeksi serius.
Manfaat buah kelapa lainnya yakni menjaga kelembapan kulit. Menggunakan ekstrak minyak kelapa murni atau VCO ke pada kulit dapat memelindungi dan memiliki efek anti-inflamasi. Menurut penelitian dari Food and Chemical Toxicology, minyak kelapa murni dapat mengurangi efek peradangan dari sengatan sinar UVB.
Hasil ini menunjukkan efek antiinflamasi CCE terhadap peradangan yang disebabkan radiasi UVB. Selain itu, kelompok partisipan yang menggunakan VCO menunjukkan peningkatan kadar kolagen dan hyaluronan sintase-3.
Minyak kelapa atau virgin coconut oil (VCO) telah dikonsumsi di seluruh dunia karena berbagai manfaat buah kelapa bagi kesehatan. Beberapa manfaat buah kelapa yang diekstrak menjadi minyak ini telah dievaluasi secara ilmiah.
Asam lemak rantai menengah atau medium-chain fatty acids diketahui bersifat antidepresan potensial. Namun, efek ini belum dievaluasi dalam minyak kelapa yang kaya akan polifenol dan asam lemak rantai menengah.
Experimental and Therapeutic Medicine melakukan penelitian untuk menguji efek antistres dan antioksidan VCO in vivo menggunakan tikus yang diinduksi hormon stres. Mereka kemudian dievaluasi menggunakan tes berenang dan menahan suhu dingin ekstrem.
Hasilnya, VCO mampu memulihkan stres pada tikus pasca berenang. Selain itu, tikus yang diobati dengan VCO ditemukan menunjukkan kadar antioksidan otak yang lebih tinggi. Kadar kolesterol serum, trigliserida, glukosa dan kortikosteron juga lebih rendah pada tikus yang diberi VCO. Hasil ini menunjukkan nilai potensial VCO sebagai minyak fungsional antistress.
Nah, itulah segudang manfaat buah kelapa untuk kesehatan yang perlu kamu ketahui. Tapi ingat, sesuatu yang berlebihan pada dasarnya tidaklah baik. Jadi, tetap konsumsi sesuai kebutuhan yah gais.