8 jenis Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes

01-01-1970

RatuBuah.com - Anda mungkin pernah mendengar bahwa pengidap diabetes sebaiknya tidak makan buah karena kebanyakan rasanya manis dan dianggap memiliki kadar gula yang tinggi. Padahal, buah termasuk makanan paling baik bagi penderita diabetes, namun perlu lebih selektif dalam memilih buah-buahan yang dikonsumsi.

Penelitian dari Denmark dalam Nutrion Journal bahkan melaporkan membiasakan makan setidaknya dua potong buah sehari dalam 12 minggu dapat mengurangi kadar glukosa dalam darah dan menurunkan berat badan.

Tentunya tidak semua buah direkomendasikan untuk penyakit gula. Buah yang dimakan harus memiliki indeks glikemik yang rendah, yaitu sekitar 55. Indeks glikemik (IG) adalah ukuran kecepatan suatu makanan untuk diproses menjadi gula darah oleh tubuh. Berikut dijelaskan jenis jenis buah untuk penderita diabetes.

1. Apel

Salah satu buah untuk penderita diabetes yang paling mudah ditemui adalah apel. Buah ini mengandung 21 gram karbohidrat dan 77 kalori. Apel juga kaya akan serat dan merupakan sumber vitamin C yang baik untuk tubuh. Selain itu, apel juga mengandung indeks glikemik yang cukup rendah, yaitu dibawah 55. Kandungan serat apel sebagian besar ada di kulitnya sehingga tidak perlu dikupas. Itu sebabnya buah apel akan semakin bermanfaat apabila dimakan sekaligus dengan kulitnya.

2. Anggur

Anggur adalah salah satu buah yang baik untuk penderita diabetes karena mampu menurunkan kadar gula darah. Semua jenis anggur mengandung antioksidan polifenol yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Selain itu, anggur juga mengandung serat dan rendah kalori.

3. Jeruk

Selain kaya vitamin C, jeruk ternyata masuk dalam daftar buah dengan indeks glikemik yang rendah, yaitu sekitar 55. Selain itu, jeruk juga kaya akan asam folat dan kalium yang dapat membantu menjaga tekanan darah. Kalium merupakan salah satu nutrisi yang baik untuk membantu mengontrol tekanan darah. Jeruk juga diketahui memiliki kandungan tiamin yang dipercaya mampu menurunkan kadar gula darah dan membantu mencegah resistensi insulin.

4. Buah Beri

Buah yang termasuk golongan buah beri, seperti stroberi dan blueberry, merupakan jenis buah yang baik untuk penderita diabetes. Buah beri kaya akan vitamin C, asam folat, serat, dan fitokimia anti-inflamasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa buah beri bermanfaat menurunkan risiko diabetes tipe dua’

5. Pir

Buah pir memiliki nilai indeks glikemik yang relatif rendah, yaitu 38. Selain itu, kandungan flavonoid dalam buah pir disebut-sebut menjadi kunci mencegah sekaligus mengobati diabetes. Buah ini juga mengandung serat cukup tinggi dan sangat cocok untuk penderita diabetes.

Makan buah pir dapat mencukupi sekitar lebih dari 20 persen asupan serat harian yang direkomendasikan.Serat pada buah ini membantu memperlancar sistem pencernaan dan membuat anda kenyang lebih lama.

6. Jambu Biji

Buah untuk penderita diabetes berikutnya adalah jambu biji. Buah ini mengandung banyak serat dan antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Selain itu, buah ini juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah.

7. Kiwi

Kiwi menjadi asupan buah untuk penderita diabetes karena buah ini kaya akan vitamin C, serat, kalium, dan antioksidan. Kombinasi kandungan serat, air, dan nilai indeks glikemiknya yang rendah dapat memperlambat laju penyerapan glukosa yang berasal dari makanan lain. Selain aman untuk gula darah, buah ini juga jadi pilihan menu diet penurunan berat badan. Perlu diketahui bahwa satu buah kiwi besar mengandung sekitar 56 kalori dan 13 gram karbohidrat.

8. Alpukat

Walau mengandung kadar lemak yang tinggi, alpukat termasuk buah yang aman untuk penderita diabetes. Lemak yang terkandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang justru baik untuk mengendalikan gula darah. Alpukat juga dapat meningkatkan kinerja hormon insulin dengan menciptakan rasa kenyang setelah memakan buah ini.

Itulah 8 jenis buah untuk penderita diabetes. Disamping itu, penderita diabetes juga diharapkan mampu mengelola stres dengan baik karena stres dapat membuat kadar gula darah melonjak. Terimakasih telah membaca artikel ini sampai habis, semoga artikel ini bermanfaat.