Geger! Buah Karamunting, Buah yang Dianggap Semak Belukar Namun Ternyata Berkhasiat

26-07-2022

RatuBuah.com - Kebanyakan orang menganggap tumbuhan dengan nama latin Rhodomyrtus tomentosa ini sebagai semak belukar yang tidak memiliki manfaat. Namun ternyata, tumbuhan berbunga yang termasuk dalam keluarga Mytaceae ini menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan.

Buah karamunting memiliki nama yang berbeda pada setiap daerah di Indonesia yaitu, keumiki (Banda Aceh), karamunting (Banjar, Kalimantan, Sabah, dan Sawarak), karamuntiang (Minangkabau), kalimuntiong (Riau), harimonting (Bahasa Batak), dan harendong sabrang (Bahasa Sunda).

Lalu, bagaimanakah sebenarnya bentuk buah karamunting ini? dan apasaja manfaatnya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut. Yuk simak ulasan berikut hingga selesai.

Taksonomi Buah Karamunting

Kingdom : Plantae

Division : Magnoliophyta

Kelas : Magnolipsida

Ordo : Myrtales

Genus : Rhodomyrtus

Famili : Myrtacea

Spesies : Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) hassk(8)

Asal-usul Buah Karamunting

Buah karamunting merupakan buah asli Asia Selatan dan Tenggara. Mulai dari India, China Timur, hingga Selatan, Hongkong, Taiwan, Filipina, Malaysia, dan Sulawesi.

Pohon karamunting dapat tumbuh besar dipesisir, hutan rimba alamiah, mintakat riparian, lahan basah, hutan rimba lembap dan basah, hingga pinggiran rawa.

Ciri-ciri Buah Karamunting

Buah karamunting berbentuk lonjong dan memiliki panjang sekitar 1-1,5 cm. Menjelang matang, buah yang semula berwarna hijau akan berubah menjadi ungu tua dengan tekstur kulit seperti beludru. Buah karamunting yang telah matang akan bertekstur lunak dengan 40-45 biji didalamnya. Jika dilihat sekilas, buah karamunting berbentuk mirip seperti anggur.

Kandungan Buah Karamunting

Berikut beberapa kandungan nutrisi yang bisa kamu temukan dalam buah karamunting.

  • Protein
  • Lemak
  • Vitamin C
  • Serat
  • Flavonoid
  • Tanin
  • Polifenol
  • Zat alkaloid
  • Asam linoleat
  • Asam palmitat
  • Mineral
  • Karbohidrat
  • Kalium
  • Mangan
  • Zink
  • Vitamin E

Manfaat Buah Karamunting

1. Mencegah Kanker

Buah karamunting mengandung antioksidan yang mampu melawan radikal bebas. Antioksidan ini dipercaya mampu mencegah kerusakan pada sel tubuh yang diakibatkan oleh radikal bebas penyebab munculnya kanker.

2. Mencegah Sakit Jantung

Kandungan flavonoid yang terkandung dalam buah kemunting dipercaya mampu mengurangi resiko terkena penyakit jantung, asma, hingga stroke. Selain itu, flavonoid juga dapat melindungi otak dari radikal bebas dan ion metalik.

3. Menyembuhkan Luka

Buah karamunting mengandung flavonoid dan triterpenoid yang mampu mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, dengan mengonsumsi buah karamunting secara rutin, mampu membantu luka menjadi lebih cepat tertutup dan sembuh sehingga tidak sampai terjadi infeksi pada luka.

4. Mencegah Peradangan

Peradangan disebabkan oleh mikroba, cedera pada fisik, hingga paparan bahan kimia secara berkala. Ketika terjadi peradangan, peradangan ini harus segera diatasi. Pasalnya, peradangan yang dibiarkan berlarut-larut dapat membuat cedera yang lebih parah. Buah kemuting dengan segala kandungannya yang bersifat antibakteri dan antiradang ini sangat bagus untuk meredakan peradangan yang terjadi didalam tubuh.

5. Obat tradisional

Warga Malaysia mempergunakan buah, daun, dan akar Karamunting untuk mengobati diare. Warga China mempergunakan daun Karamunting untuk meredakan rasa sakit, serta akarnya untuk menyembuhkan mulas, dan bijinya untuk melawan racun ular.

Sedangkan di Sumatra dan Kalimantan daun Karamunting dipergunakan untuk menyembuhkan luka, dan buahnya dimakan atau dicampur dengan es, gula, dan air untuk dijadikan minuman dingin. Ada pula yang mengumpulkan buah karamunting untuk dijadikan semacam selai.

Demikianlah informasi mengenai bunga karamunting lengkap dengan asal-usul hingga manfaatnya, semoga membantu.